Tim Satlak Berikan Pengawasan Khusus Atlet Yang Bergejala

0
134
Proses pemeriksaan atlet oleh dokter KONI Tuban guna mengukur menu latihan yang dilakukan oleh para pelatih.

Konituban.com – Tim Satlak Tuban Pantas KONI Tuban, akan memberikan pengawasan khusus kepada sejumlah atlet yang dinyatakan memiliki gejala gangguan kesehatan saat pemeriksaan tes kesehatan menjelang tes pengukuran atlet Puslatkab Tuban.

Diketahui, KONI Tuban melaksanakan tes kesehatan kepada 99 atlet puslatkab Tuban selama 3 hari pada Senin hingga Rabu besok. Tes kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan atlet.

Ketua Tim Satlak Koni Tuban, Zainudin mengatakan, setelah 2 hari pelaksaan tes kesehatan, ada 10 atlet yang terdapat gejala gangguan kesehatan seperti lemah jantung dan cidera.

“Ada yang jantungnya lemah dan kurang sehat. Ini akan ditindaklanjuti dengan pengawasan serta pemantauan dari kita. Untuk yang ┬ákurang sehat ini akan di Fisioterapi,” kata Zainudin.

Selain itu, Tim Satlak akan melakukan pengawasan khusus terhadap para atlet tersebut guna memulihkan kondisi kesehatan atlet.

“Atlet yang memiliki gejala gangguan kesehatan, diharapkan mengikuti instruksi dari tim Satlak dan tidak melakukan latihan berat,” jelas Zainudin.

Sementara Kepada tim pelatih juga diinstrukiskan agar memberikan porsi latihan yang menyesuaikan dengan kondisi kesehatan atlet, sehingga tidak memperparah kesehatan para atlet.

“Pelatih tidak boleh memaksakan latihan yang berat jika ada keluhan kesehatan dari atlet. Ini wajib diperhatikan,” sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris Koni Tuban, Zainal Maftuhien, memberikan apresiasi terhadap terobosan bidang penerapan Iptek Olahraga yang telah menggelar tes kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting. Karena kita bisa tahu bagaimana kondisi atlet kita saat ini. Jadi kalau semisal ada gangguan kesehatan bisa diantisipasi lebih cepat,” bebernya.

Zainal berharap hasil dari tes kesehatan ini bisa menjadi acuan dan referensi pelatih dalam membuat program latihan yang tepat dan optimal bagi atlet. Sehingga ke depan tidak ada atlet yang cidera atau sakit akibat porsi latihan yang tidak sesuai. (MAD)

LEAVE A REPLY